Jumat, 15 April 2022

MIMPI BERTEMU RASULULLAH ﷺ

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمت الله وبركته
صل الله على محمد

Suatu ketika ada seseorang tamu yang bertanya kepada Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, ia berkata “Habib, saya minta diceritakan kisah Rasulullah walaupun sedikit saja”. Maulana Habib Luthfi terdiam.

Kemudian tamu bertanya kembali, Apakah perasaan rindu kepada Rasulullah nyata atau halusinasi? Maulana Habib Luthfi menjawab, perasaan itu nyata, itu hubungan antara Rasulullah dengan umatnya. Bukan halusinasi.

Kemudian sambil terisak menahan tangis, bertanya kepada Habib Luthfi bin Yahya, Apakah Rasulullah tahu dinamika dan detail kehidupan yang dijalani oleh umatnya?

Maulana Habib Luthfi bin Yahya menjawab, “Kalau tidak tahu dunia ini akan hancur. Rasulullah  dengan ijin Allah menjaga kehidupan umat manusia, menjaga bumi ini. Jangankan Nabi, para walipun tahu. Oleh sebab itu para wali senantiasa memohon kepada Allah untuk menghindarkan musibah dari manusia dan memberikan segala kebaikan bagi kehidupan manusia di bumi”.

Maulana Habib Luthfi bin Yahya melanjutkan, “karena kasih sayang Nabi kepada umatnya, umat mudah sekali bertemu dengan Rasulullah (melalui mimpi maupun secara langsung). Bahkan, lebih mudah bertemu Nabi daripada bertemu para wali, wakil-wakil Nabi di bumi ini”.

Kemudian Maulana Habib Luthfi bin Yahya membaca beberapa bagian dari kitab Sa’adat darain, yang disusun oleh Syeikh Yusuf bin Ismail al-Nabhani.

“Diantara manfaat terbesar membaca Shalawat kepada Nabi adalah dapat melihat Nabi dalam mimpi. Dan akan terus meningkat kualitas mimpinya seiring semakin banyaknya shalawat yang dibaca, sampai bisa melihat Nabi dalam keadaan terjaga. Nabi bersabda,

“Siapa saja yang melihatku dalam mimpi, maka ia telah melihatku secara nyata (hak)”.

Jika kita ingin bertemu dengan Kanjeng Nabi, maka hidupkanlah waktumu dengan memperbanyak bacaan shalawat.
امين اللهم امين 🤲🤲
اللهم صل على سيدنا محمد و اله وصحبه اجمين 💚

Minggu, 10 April 2022

SHOLAT KOK GAK PAKAI MUKENAH

السلام عليكم ور حمة الله وبركاته
,بسم الله الرحمن الرحيم

                       SHALAT KOK GAK PAKAI MUKENA ???

Masya Allah
Pertanyaan yang bagus !!!

Sahabat fillaah...
Mukena itu bukan syarat sah wajib shalat.
Syarat sah wajib shalat itu adalah MENUTUP AURAT.
Mau pakai pakaian apapun asalkan bersih dan menutup aurat maka sah-sah saja.
Asalkan menutup aurat secara sempurna di sertai rukun-rukun shalat lainnya. 

Lha... kenapa di Indonesia dikenal yang namanya mukena ? 
Karena keseharian masyarakat Islam Indonesia itu belum menutup aurat secara sempurna...
Makanya kalau mau shalat harus cari mukena dulu.
Makanya di ciptakan mukena sama orang Indonesia.
Karena sebenarnya sadar nggak sadar mukena itu menyatakan bahwa rakyat Islam Indonesia belum menutup aurat secara sempurna.

Benar bukan ? 
Coba liat seluruh dunia.
Mana ada yang namanya mukena.
Mukena cuma di kenal d Indonesia. 
Di Makkah pun yang pake mukena kebanyakan cuma orang Indonesia. Hehehe

Harusnya sebagai muslimah...
Itu mukena di pake sehari-hari kalau keluar rumah. Bukan shalat saja.
Karena mukena itu lah yg sempurna menutup aurat para muslimah
Yang menjadi kewajiban muslimah untuk menutup aurat.

Bagi yang aurat nya sudah tertutup sempurna, tidak perlu capek-capek bawa mukena kemana mana lagi yaa.
Karena syarat sah shalat adalah menutup aurat.
Dan sebaik-baiknya shalat wanita adalah di rumah nya.
Dan lebih baik lagi di dalam kamar nya.

Barakallahu fiikum.....

Wallahu A'lam Bishawab 😊🙏

Sabtu, 09 April 2022

Kenapa Kau Bingung Menghadapi Dunia?

بسم الله الرحمن الرحيم
.
Simak nasihat mulia Al-Habib Umar bin Hafidz untuk menyikapi cobaan dan ujian dunia ini :
.
ﻻ ﺗﺤﻤﻞ ﻫﻢ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻓﺈﻧﻬﺎ ﻟﻠﻪ ، ﻭﻻﺗﺤﻤﻞ ﻫﻢَّ ﺍﻟﺮﺯﻕ ﻓﺈﻧﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﻠﻪ ، ﻭﻻﺗﺤﻤﻞ ﻫﻢ ﺍﻟﻤﺴﺘﻘﺒﻞ ﻓﺈﻧﻪ ﺑﻴﺪ ﺍﻟﻠﻪ .. ﻓﻘﻂ ﺍﺣﻤﻞ ﻫﻤًﺎ ﻭﺍﺣﺪًﺍ : ﻛﻴﻒ ﺗﺮﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ
.
"Janganlah kamu menanggung kebingungan dunia karena itu urusan Allah. Janganlah kamu menanggung kebingungan rizki karena itu dari Allah. Janganlah kamu menanggung kebingungan masa depan karena itu kekuasaan Allah.
.
Yang harus kamu tanggung adalah satu kebingungan, yaitu bagaimana Allah SWT ridho kepadamu."
.
Semoga Allah meridhoi kita semua... .
Aamiin...
.
اَللَّهُمَّ صَلِِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا  مُحَمَّدٍ .
.
#UlamaNusantara

AMALAN TERBAIK DI HARI JUMAT

بسم الله الرحمن الرحيم

أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً

“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Baihaqi dalam Sunan Al Kubro)

Dalam kitab Dalail Al-Khoirot, karya Al-Imam Al-Quthub As-Syekh Abi 'Abdillah Muhammad bin Sulaiman Al-Jazuliy Al-Hasani disebutkan,
"Apabila seorang hamba brsholawat, maka sholawat itu akan keluar dari mulutnya secepat kilat dalam bentuk cahaya, dan cahaya itu mengelilingi seluruh penjuru barat dan timur sambil berteriak "Aku adalah sholawatnya fulan bin fulan"
Lalu sholawat itu Allah jadikan seekor burung yang mempunyai 70 ribu sayap, dalam 1 sayap ada 70 ribu kepala, dalam 1 kepala ada 70 ribu wajah, dalam 1 wajah ada 70 ribu mulut, dalam 1 mulut ada 70 ribu lidah, dan setiap 1 lidah bertasbih dengan 70 ribu bahasa yang pahalanya untuk orang yang bersholawat.

Malaikat Jibril AS berkata,
”Wahai Rasulullah, Barang siapa yang membaca shalawat ke atasmu, tiap-tiap hari sebanyak sepuluh kali, maka akan aku bimbing tangannya dan akan aku bawa di melintasi titian (Shirathal Mustaqim) seperti kilat menyambar”.

Malaikat Mikail AS,
”Ya Rasulullah, mereka yang bersholawat keatasmu, akan aku beri mereka itu minuman dari telagamu”

Malaikat Isrofil AS,
”Mereka yang bershalawat kepadamu, aku akan sujud kepada Allah SWT dan aku tidak akan mengangkat kepalaku, sehingga Allah SWT mengampuni orang itu (yang bershalawat)”.

Malaikat Izrail AS,
”Bagi mereka yang bershalawat kepadamu, akan aku cabut ruh mereka itu dengan selembut-lembutnya seperti aku mencabut ruh pada Nabi-nabi”.

Dalam kitab Al-Mustadrak Syeikh An-Nuri, jilid 5: 355, hadist ke 72 diriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda,
“Disaat aku tiba di langit di malam Isra’ Miraj, aku melihat satu malaikat memiliki 1000 tangan, di setiap tangan ada 1000 jari. Aku melihatnya menghitung jarinya satu persatu. Aku bertanya kepada Jibril as, pendampingku,
"Siapa gerangan malaikat itu, dan apa tugasnya?"
Jibril berkata, "Sesungguhnya dia adalah malaikat yang diberi tugas untuk menghitung tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi".

Rasulallah saw bertanya kepada malaikat tadi,
"Apakah kamu tahu berapa bilangan tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi sejak diciptakan Adam as?"
Malaikat itupun berkata,
"Wahai Rasulallah saw, demi yang telah mengutusmu dengan hak (kebenaran), sesungguhnya aku mengetahui semua jumlah tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi dari mulai diciptakan Adam as sampai sekarang ini, begitu pula aku mengetahui jumlah tetesan yang turun ke laut, ke darat, ke hutan rimba, ke gunung-gunung, ke lembah-lembah, ke sungai-sungai, ke sawah-sawah dan ke tempat yang tidak diketahui manusia."

Mendengar uraian malaikat tadi, Rasulullah saw sangat takjub atas kemampuannya dalam menghitung tetesan air hujan.

Kemudian malaikat tadi berkata kepada beliau,
"Wahai Rasulallah saw, walaupun aku memiliki seribu tangan dan sejuta jari dan diberikan kepandaian untuk
menghitung tetesan air hujan yang yang turun dari langit ke bumi, tapi aku memiliki kekurangan dan kelemahan"

Rasulallah saw pun bertanya,
"Apa kekurangan dan kelemahanmu ?"
Malaikat itupun menjawab,
"Kekurangan dan kelemahanku, wahai Rasulallah, jika umatmu berkumpul di satu tempat, mereka menyebut namamu lalu bershalawat atasmu, pada saat itu aku tidak bisa menghitung berapa banyaknya pahala yang diberikan Allah kepada mereka atas shalawat yang mereka ucapkan atas dirimu."

Di dalam Kitab Mukasyafatul Qulub karya Imam Al-Ghozali disebutkan,

جاء في الخبر عن النبي صلي الله عليه وسلم انه قال : ان الله تعالي خلق ملكا له جناح في المشرق وجناح في المغرب ورأسه تحت العرش ورجلاه تحت الارض السابعة وعليه بعدد خلق الله تعالي ريش , فاذا صلي رجل او امرأة من امتي علي , امره الله تعالي ان ينغمس في بحر من نور تحت العرش فيه , فينغمس فيه , ثم يخرج وينفض جناحه فيقطر من كل ريشة قطرة فيه , فيخلق الله تعالي من كل قطرة ملكا , يستغفر له الي يوم القيامة.

Telah datang kabar dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam sesungguhnya Beliau bersabda, "Sesungguhnya Allah Ta’ala menciptakan malaikat yang mempunyai satu sayap di timur dan satu sayap di barat, kepalanya di bawah Arsy, kedua kakinya berada di bawah bumi ke tujuh dan malaikat ini mempunyai bulu sebanyak hitungan makhluk-Nya Allah Ta’ala.

Ketika salah seorang dari umatku baik laki-laki maupun perempuan membaca shalawat kepadaku, maka Allah Ta’ala memerintahkan kepada malaikat tersebut untuk menceburkan diri ke dalam lautan dari cahaya yang berada di bawah Arsy.

Lalu malaikat menceburkan diri kedalamnya kemudian keluar dan mengkibas-kibaskan sayapnya, maka meneteslah dari setiap bulu satu tetes.

Kemudian Allah Ta’ala menciptakan dari setiap tetesnya satu malaikat yang memintakan ampun untuk orang yang membaca shalawat tadi sampai hari kiamat."